Inovasi Pendidikan Pascabencana Melalui Kepemimpinan Digital
DOI:
https://doi.org/10.64826/9x1zrw34Keywords:
Inovasi Pendidikan, Kepemimpinan Digital, Pascabencana, Ketangguhan SekolahAbstract
Bencana alam yang kerap melanda wilayah Indonesia memiliki dampak devastatif yang tidak hanya pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada sektor pendidikan. Pascabencana, lembaga pendidikan menghadapi tantangan kompleks berupa kerusakan fasilitas, trauma psikologis peserta didik dan pendidik, serta terputusnya proses pembelajaran. Dalam konteks ini, kepemimpinan tradisional dirasakan tidak lagi cukup untuk mengatasi krisis secara cepat dan efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis peran kepemimpinan digital sebagai katalisator inovasi pendidikan dalam situasi pascabencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada sekolah-sekolah di wilayah terdampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang memiliki kompetensi digital mampu memanfaatkan teknologi untuk membangun komunikasi yang cepat, mengelola pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara fleksibel, dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang tangguh (resilient). Inovasi yang muncul meliputi penggunaan platform Learning Management System (LMS) darurat, koordinasi sumber daya melalui media sosial, dan pemetaan kebutuhan siswa secara digital. Temuan ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan digital bukan sekadar penguasaan teknologi, melainkan kemampuan visioner untuk memanfaatkan teknologi dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah krisis. Artikel ini merekomendasikan pentingnya integrasi pelatihan kepemimpinan digital dalam manajemen berbasis sekolah sebagai strategi mitigasi risiko pendidikan.
Downloads
References
Anwar, K., & Ihsan, A. R. (2021). Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah di Era Disrupsi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 45-56.
Buchori, A., & Setyawati, H. (2020). Strategi Pemimpin Pendidikan dalam Menghadapi Era Society 5.0. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 39(2), 234-245.
Darmiyati, Z. (2019). Manajemen Pendidikan dalam Menghadapi Bencana Alam. Jurnal Manajer Pendidikan, 13(2), 112-120.
Fathurrohman, M. (2019). Strategi Pembelajaran di Era Digital. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
Hamalik, O. (2014). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hidayat, A., & Wibowo, W. (2022). Implementasi Kepemimpinan Digital di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 88-99.
Irawan, A., et al. (2020). Resiliensi Sekolah Pascabencana Gempa di Lombok. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(3), 201-215.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam Masa Darurat. Jakarta: Kemdikbud.
Khodijah, N. (2019). Psikologi Pendidikan Islam. Jakarta: Amzah.
Mulyasa, E. (2019). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nurdyansyah, & Eddy, F. (2016). Inovasi Pendidikan. Sidoarjo: Nizamia Learning Center.
Permana, J. (2021). Literasi Digital sebagai Kunci Kompetensi Abad 21. Jurnal Edukasi, 18(1), 56-65.
Prasetyo, A. P., & Lestari, S. (2022). Peran Teknologi Informasi dalam Pendidikan Pascabencana. Jurnal Informatika dan Pendidikan, 10(2), 145-158.
Raharjo, S. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Erlangga.
Rofiq, A., & Suyanto. (2020). Kepemimpinan Visioner di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan, 23(1), 33-44.
Sarianti, T. (2021). Model Pemulihan Pendidikan Pasca Bencana Banjir. Jurnal Bina Bangsa, 16(2), 100-112.
Siti, A. (2018). Manajemen Krisis pada Lembaga Pendidikan. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 77-85.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryani, N., & Istiyani, E. (2020). Digitalisasi Sekolah dan Tantangannya. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 7(1), 12-23.
Uno, H. B. (2017). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaborasi Akademika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


