Penanaman dan Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa) untuk Meningkatkan Kesehatan dan Menumbuhkan Perekonomian Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.64826/0z6k2377Keywords:
Daun Kelor, Kesehatan masyarakat, Pemberdayaan ekonomi, Budidaya tanaman, Pangan fungsionalAbstract
Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang memiliki kandungan gizi tinggi dan berpotensi sebagai bahan pangan fungsional maupun komoditas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penanaman dan pemanfaatan daun kelor serta kontribusinya terhadap peningkatan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pengamatan lapangan, wawancara dengan kelompok masyarakat, serta telaah literatur terkait kandungan nutrisi dan peluang pengembangan produk turunan kelor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya kelor relatif mudah dilakukan dengan kebutuhan lahan dan perawatan yang minimal, sementara pemanfaatannya dapat berbentuk konsumsi langsung, serbuk, kapsul herbal, hingga produk industri rumahan. Produk turunan kelor terbukti memberikan nilai tambah yang signifikan bagi masyarakat melalui peningkatan kesehatan dan potensi pendapatan. Dengan demikian, pengembangan kelor berpeluang menjadi strategi pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Downloads
References
Eko Noerhayati, P. T. Wulandari, & M. Khoiruddin. (2025). Optimalisasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera) untuk Meningkatkan Status Gizi dan Tingkat Pendapatan Masyarakat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M).
Indah Listyorini & Rahmat Irsyada. (2023). Olahahan Moringa oleifera (Daun Kelor) untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Banjarrejo. Al-Umron: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
Muhammad Syafiqra Nasution, Tia Agustin, Shabila Jasmin, & Syahrani Devi. (2025). Edukasi Masyarakat Mengenai Daun Kelor (Moringa oleifera) di PT Keloria Moringa Jaya Medan. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen.
Oktaviani Cahyaningsih, O.T. Dyah Retnaningrum, & Chusnul Zulaika. (2025). The Utilization of Moringa Leaves (Moringa oleifera) as a Nutritional Supplement in Preventing Stunting in Toddlers: Nutrition Study and the Impact of Routine. Proceedings of International Conference on Health Science, Practice, and Education.
Cahyaningsih, O., Retnaningrum, O. T., & Zulaika, C. (2025). The Utilization of Moringa Leaves (Moringa oleifera) as a Nutritional Supplement in Preventing Stunting in Toddlers: Nutrition Study and the Impact of Routine. Proceedings of the International Conference on Health Science, Practice, and Education.
Listyorini, I., & Irsyada, R. (2023). Olahahan Moringa oleifera (Daun Kelor) untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Banjarrejo. Al-Umron: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
Nasution, M. S., Agustin, T., Jasmin, S., & Devi, S. (2025). Edukasi Masyarakat Mengenai Daun Kelor (Moringa oleifera) di PT Keloria Moringa Jaya Medan. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen.
Noerhayati, E., Wulandari, P. T., & Khoiruddin, M. (2025). Optimalisasi Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera) untuk Meningkatkan Status Gizi dan Tingkat Pendapatan Masyarakat. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M).
Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., & Gilani, A. H. (2007). Moringa oleifera: A food plant with multiple medicinal uses. Phytotherapy Research, 21(1), 17–25.
Aslam, M., Anwar, F., Nadeem, R., Rashid, U., Kazi, T. G., & Nadeem, M. (2020). Chemical composition and antioxidant properties of Moringa oleifera leaves and seeds from different regions of Asia. Journal of Applied Botany and Food Quality, 93, 12–20.
Bennett, R. N., Mellon, F. A., Foidl, N., Pratt, J. H., DuPont, M. S., Perkins, L., & Kroon, P. A. (2017). Profiling glucosinolates and phenolics in Moringa species. Journal of Agricultural and Food Chemistry, 65(4), 899–909.
Fahey, J. W. (2023). Moringa oleifera: A review of the medical evidence for its nutritional, therapeutic, and prophylactic properties. Food Research International, 161, 111–125.
Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56.
Krisnadi, A. (2024). Kelor Super Nutrisi: Aplikasi dan Pemanfaatan dalam Pencegahan Stunting di Indonesia. Jakarta: Penerbit AGRI Media.
Lee, J., & Lee, H. (2022). Value chain analysis of Moringa-based products for rural economic empowerment in Southeast Asia. Journal of Rural Development and Agribusiness, 14(3), 211–226.
Saini, R. K., Sivanesan, I., & Keum, Y. S. (2016). Phytochemicals of Moringa oleifera: A review of their nutritional, therapeutic, and industrial significance. 3 Biotech, 6(2), 203.
Santos, A. F., & Rodrigues, C. (2023). Moringa-based functional foods and nutraceuticals: Market trends and commercial potential. International Journal of Functional Foods, 12(2), 133–149.
Tesfaye, B., & Animut, M. (2021). Agronomic performance of Moringa oleifera under semi-arid conditions and its role in food security. Journal of Arid Agriculture, 55(4), 451–463.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaborasi Akademika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


