Sekolah Hijau: Gerakan Siswa SD Menjaga Lingkungan dan Ketahanan Pangan
DOI:
https://doi.org/10.64826/mx5rth30Keywords:
Sekolah Hijau, Pendidikan Lingkungan, Ketahanan Pangan, Siswa SD, Literasi LingkunganAbstract
Program “Sekolah Hijau” merupakan inisiatif pendidikan lingkungan yang melibatkan siswa sekolah dasar (SD) dalam kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, dan penanaman tanaman pangan sebagai upaya peningkatan kesadaran lingkungan serta ketahanan pangan skala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Sekolah Hijau dan dampaknya terhadap pengetahuan, sikap, serta keterampilan siswa dalam pengelolaan lingkungan. Metode yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kegiatan siswa pada empat sekolah dasar selama kurun waktu enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sekolah Hijau meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep lingkungan, konservasi air, pengolahan sampah organik, dan budidaya tanaman pangan. Siswa mampu mempraktikkan aktivitas bercocok tanam seperti penanaman sayuran cepat panen (kangkung, sawi, dan bayam) serta perawatan kebun sekolah berbasis hidroponik sederhana. Selain itu, program ini berhasil menumbuhkan perilaku positif seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, peningkatan kebiasaan memilah sampah, serta partisipasi siswa dalam kerja sama kelompok. Dampak program juga terlihat pada terwujudnya mini kebun sekolah yang mampu menyediakan sebagian kebutuhan sayur untuk kantin sekolah, sehingga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dalam konteks lingkungan sekolah.
Downloads
References
Blair, D. (2009). The child in the garden: An evaluative review of the benefits of school gardening. The Journal of Environmental Education, 40(2), 15-38.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Food and Agriculture Organization [FAO]. (2019). The State of Food Security and Nutrition in the World 2019. Rome: FAO.
Henderson, K., & Tilbury, D. (2004). Whole-school approaches to sustainability: An international review of sustainable school programs. Australian Research Institute in Education for Sustainability.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [KLHK]. (2019). Panduan Adiwiyata: Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jakarta: KLHK.
Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239-260.
Morris, J. L., & Zidenberg-Cherr, S. (2002). Garden-enhanced nutrition curriculum improves fourth-grade school children's knowledge of nutrition and preferences for some vegetables. Journal of the American Dietetic Association, 102(1), 91-93.
Ozer, E. J. (2007). The effects of school gardens on students and schools: Conceptualization and considerations for maximizing healthy development. Health Education & Behavior, 34(6), 846-863.
Palmer, J. A., & Neal, P. (1994). The Handbook of Environmental Education. London: Routledge.
Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York: International Universities Press.
UNESCO. (2014). Roadmap for Implementing the Global Action Programme on Education for Sustainable Development. Paris: UNESCO.
UNESCO. (2017). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. Paris: UNESCO.
United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development. New York: United Nations.
Wibowo, A., & Rohman, F. (2020). Implementasi program Adiwiyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 21(1), 25-38.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Kolaborasi Akademika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


