Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Pango Deah Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh

Authors

  • Hayati Universitas Islam Negeri Ar-raniry Banda Aceh, Indonesia Author
  • Salami Mahmud Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Author
  • Nurbayani Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Author

DOI:

https://doi.org/10.64826/57k09067

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Ketahanan Pangan, Kearifan Lokal, Kelompok Wanita Tani, Aceh

Abstract

Ketahanan pangan berbasis komunitas atau kearifan lokal menjadi isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan, terutama di wilayah perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan dan ketergantungan tinggi pada pasokan eksternal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga berbasis kearifan lokal. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan difokuskan pada optimalisasi pekarangan, pemanfaatan tanaman lokal, penguatan kapasitas kelembagaan KWT, serta pengolahan hasil pertanian rumah tangga. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam budidaya pangan lokal, meningkatnya ketersediaan pangan rumah tangga, serta tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya kemandirian pangan. Selain itu, program ini memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan pangan berkelanjutan berbasis nilai-nilai lokal Aceh. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan masyarakat sekaligus pelestarian kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi Widya : “Pemberdayaan perempuan melalui penguatan ketahanan pangan: peran Kelompok Wanita Tani (KWT) dan penggiat PKK dalam pengembangan komoditas hortikultura berbasis urban farming di Desa Cemani, Grogol”, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(1), 75–87. https://doi.org/10.33061/awpm.v9i1.11879

Agita, S., Purnamasari, S., Revian Garis, R., dan Rosihan Anwar, A. N. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui program ketahanan pangan. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 15(1), 1–

https://doi.org/10.33592/jiia.v15i1.5014

Doss, C., Meinzen-Dick, R., Quisumbing, A., dan Theis, S. (2023). Women’s empowerment and food security outcomes. World Development, 165, 106118.

FAO. (2023). The state of food security and nutrition in the world. Food and Agriculture Organization.

Nazirah, L., Nilahayati, N., Humaira, M., Ramadhani, A., Lubis, U. N. Q., dan Wirda, Z. (2025). Pelatihan kemandirian pangan pada perempuan Aceh berbasis kearifan lokal guna menjaga tradisi dan penguatan ekonomi di Desa Dayah Aron. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 1(10), 405–410. https://doi.org/10.59837/jpmm.v1i10.86

Pretty, J. (2022). Transforming food systems through agroecological approaches. Sustainability, 14(6), 3451.

Reason, P., & Bradbury, H. (2021). The SAGE handbook of action research (3rd ed.). SAGE Publications.

Setiyaningsih, E. W. (2025). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui peningkatan pelayanan publik dan SDM untuk ketahanan pangan rumah tangga. Jurnal Semarak Kabumian, 3(2).

UN Women. (2022). Women’s role in sustainable food systems. United Nations.

Downloads

Published

26-01-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Di Desa Pango Deah Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh. (2026). Jurnal Kolaborasi Akademika, 3(1), 103-113. https://doi.org/10.64826/57k09067